Surabaya Rock And Roll, Ajang Gosip Musisi2 Sby
Tuesday, October 16th, 2007Apa persamaan antara Ibu ibu PKK dan musisi indie Surabaya?
Pertanyaan itu terbit di otak saya begitu mengunjungi grup Surabaya Rock And Roll. Kabarnya di grup ini memang banyak musisi surabayanya, sehingga tergoda saya untuk mengunjungi, sekedar ingin tahu.
Tidak seperti komunitas seniman yg ada di friendster, sebut saja Art Home, Drawing Club, Photography dan sebagainya, di mana topik diskusi selalu esensial dan bermutu, dengan kajian berupa tehnik2 menggambar, melukis, photography,teori2 estetika, situs2 seni, dsb; Surabaya Rock And Roll tidak lain membahas sesuatu yg menurut saya TIDAK BERMUTU.
Coba bayangkan, ada 12 bahasan yg masuk [bisa bertambah] yg menanggapai topik diskusi: TOKOH FRIENDSTER BULAN INI….Bayangkan, di situ, TopiC Creator memulai diskusi dng menulis:
"Dengan ini saya mencalonkan Panglima Erlangga/ Angga sebagai tokoh friendster bulan ini…"
Ironisnya, itu ditulis oleh sang pencipta grup Surabaya Rock And Roll, yang juga merupakan musisi dari band yang cukup punya nama di Surabaya [tapi tolong jangan tanya sama Tukang Bakso and tukang Cukrik, pasti banyak ga taunya]. Dan siapa yg menanggapi tulisan tersebut? Ya anggota komunitasnya, yaitu beberapa aktivis musik dan musisi yg menanggapi dengan tulisan2 yg sama sekali tidak bermutu. Ada yg ingin mencalonkan diri jadi tokoh bulan depan, ada g mencalonkan Emaknya sebagai tokoh bulan ini…..Waduh, sama sekali tidak menambah wawasan. Bukankah musisi itu sebetulnya adalah profesi intelektual? setingkatlah sama Insinyur, Arsitek, Fashion Designer, tapi karena banyakmusisi indie yg pada tidak tau diri, yg menganggap bahwa musik itu adalah sesuatu yg gampang, bisa kunci C, Aminor, D, sudah ngeband, bikin lagu….ya akhirnya, CENGENGESAn adalah sesuatu yg biasa.
Saya tadinya pengen tau…Trus memutuskan untuk tidak Join. Alasannya? Tempat saya bukan di sini. Panel diskusi semacam ini bukan ajang menarik menelusuri bagaimana kondisi musik Rock And Roll di Surabaya. Kalo saya lagi buat penelitian membahas Rock And Roll di Indonesia, maka saya akan kecewa mengunjungi grup ini.
Jadi apa persamaan Ibu2 PKK dengan musisi Indie Surabaya?